betapa rindunya melihat laut...tanpa batas
melihat birunya dan mendengar debur ombaknya
betapa rindunya melihat langit..
penuh bintang...
merebahkan diri di hamparan rumput sambil melihat bintang..
apalagi sambil melihatnya dalam pelukan yang tersayang..
rasanya ingin waktu berhenti berputar..
ah...apapun itu..hanya sebuah mimpi picisan..
pelipur lara di kala hati gundah gulana..
laut dan langit akan tetap ada..
walau tak bisa kujumpai..
tetap ada dalam hatiku selalu..
Selasa, 08 Juni 2010
Senin, 07 Juni 2010
tanda tanya
sebegitu besarkah bencimu?
sebegitu besarkah kemarahan itu?
sampai kapan keheningan ini akan berlangsung?
selamanyakah?
baiklah..bila kehadiranku menyesakkan
bila ini cara yang kau pilih untuk mendapatkan ketenanganmu
aku takkan mengganggumu..
walau demikian..aku akan terus mendoakanmu
Tuhan berkati kau selalu..
amin
ternyata...seberapapun besarnya rasa sayang..
ego tetap menang
seberapapun berharganya seseorang
ego tetap lebih berharga..
telah aku rendahkan diriku...
tapi tak lebih berharga dibanding sebuah ego...
cukuplah sudah...
cukup
ternyata cinta pun kalah dengan ego...
sebegitu besarkah kemarahan itu?
sampai kapan keheningan ini akan berlangsung?
selamanyakah?
baiklah..bila kehadiranku menyesakkan
bila ini cara yang kau pilih untuk mendapatkan ketenanganmu
aku takkan mengganggumu..
walau demikian..aku akan terus mendoakanmu
Tuhan berkati kau selalu..
amin
ternyata...seberapapun besarnya rasa sayang..
ego tetap menang
seberapapun berharganya seseorang
ego tetap lebih berharga..
telah aku rendahkan diriku...
tapi tak lebih berharga dibanding sebuah ego...
cukuplah sudah...
cukup
ternyata cinta pun kalah dengan ego...
Jumat, 04 Juni 2010
pelarian diri
rasanya ingin menghilang atau tidur yang sangat panjang....terlalu letih dengan semua ini....untungnya akal sehatku mencegahku...terima kasih Tuhan telah memelukku...
teruntuk dirimu...
aku tau aku yang bersalah kali ini
tidak menghargai usahamu
aku berusaha untuk melihat dirimu yang baru..
namun karena aku tidak melihat usahamu....n hasilnya yang kulihat sama..
seolah aku merasa tidak ada yang berubah..
padahal mungkin kau sudah berbuat banyak...
terima kasih banyak telah berjuang untukku
maaf hanya itu yang bisa kusampaikan
hatiku busuk penuh racun
tak tahu apa itu penawarnya
dan racun itu menyakitimu..
aku tak ingin lagi racun itu menyakitimu...
kau sudah cukup banyak menderita juga
biarlah semua kutanggung dalam heningku
dalam tidur panjangku...
semoga kau menemukan kebahagiaanmu..
mungkin wanita berduri dan beracun sepertiku...hanya mendatangkan beban dan sesak
aku tak tahu isi hatimu yang sebenarnya...siapa yang sebenarnya memenangkan hatimu
namun jika bukan aku..aku melepasmu...
terima kasih atas saat2 indah bersamamu...
ah...rasanya sudah saatnya tidur panjang...
kupejamkan mataku...hingga ada yang membangunkanku....
teruntuk dirimu...
aku tau aku yang bersalah kali ini
tidak menghargai usahamu
aku berusaha untuk melihat dirimu yang baru..
namun karena aku tidak melihat usahamu....n hasilnya yang kulihat sama..
seolah aku merasa tidak ada yang berubah..
padahal mungkin kau sudah berbuat banyak...
terima kasih banyak telah berjuang untukku
maaf hanya itu yang bisa kusampaikan
hatiku busuk penuh racun
tak tahu apa itu penawarnya
dan racun itu menyakitimu..
aku tak ingin lagi racun itu menyakitimu...
kau sudah cukup banyak menderita juga
biarlah semua kutanggung dalam heningku
dalam tidur panjangku...
semoga kau menemukan kebahagiaanmu..
mungkin wanita berduri dan beracun sepertiku...hanya mendatangkan beban dan sesak
aku tak tahu isi hatimu yang sebenarnya...siapa yang sebenarnya memenangkan hatimu
namun jika bukan aku..aku melepasmu...
terima kasih atas saat2 indah bersamamu...
ah...rasanya sudah saatnya tidur panjang...
kupejamkan mataku...hingga ada yang membangunkanku....
Langganan:
Postingan (Atom)