saat merenungi kejadian-kejadian yang telah terjadi dalam hidupku, banyak hal telah terjadi...tidak selalu suka, lebih banyak duka malahan...tapi begitu banyak pelajaran yang telah diajarkanNya padaku....
Kau tak selalu membuatku menggapai keinginanku dengan mudah, agar aku mengerti dan menghargai arti sebuah usaha
Kau tak selalu membuat jalanku mulus, agar aku tak bersandar pada kekuatanku sendiri
Kau mengenalkanku pada kebencian, agar aku mengerti sulitnya mengampuni sehingga aku tidak bermain-main dengan pengampunan yang diberikan padaku
Kau membiarkan orang lain membenciku, agar aku menghargai perasaan orang lain, menjaganya seperti hatiku sendiri
Kau mengijinkanku terluka, agar aku mengetahui bahwa hanya Kaulah yang mampu menyembuhkan semua luka
Kau mengijinkanku merasakan kesepian, agar aku mengetahui bahwa Kau selalu ada untukku
Kau mengijinkanku merasakan ketidakberhargaan, agar aku mengetahui bahwa aku selalu berharga di mataMu...walau dunia tidak memandangku, Kau tetap memandang indah diriku
Kau mengijinkanku merasakan kekurangan, agar aku selalu bersyukur untuk segala dalam hidupku...
aku mengalami berbagai tantangan dan kesulitan, namun aku selalu menemukan jalan keluar atas semua masalahku....aku percaya Kaulah sumber segala jalan keluar..
aku merasa kecil, tapi Kau besar, jauh lebih besar dari semua masalahku..
aku tak berdaya, tapi Kau maha Kuasa...Kau sediakan apa yang kubutuhkan dan tak pernah kupikirkan
aku kesepian, dan Kau menyelimutiku dengan kasihMu....memelukku dengan lembut
aku melakukan kesalahan, dunia menghakimiku, tapi Kau merentangkan tanganMu lebar-lebar dan memelukku....Kau mengijinkanku belajar dari kesalahan-kesalahanku tanpa menghakimiku
aku merasakan konsekuensi dari perbuatanku, namun tuntunan dan selimut kasihMu selalu menemaniku..
banyak hal tak mampu kulakukan sendiri, dan Kau selalu membantuku, mengajarkanku hingga aku mampu..
setiap badai yang terjadi dalam hidupku, mengajarkanku untuk semakin berakar dalamMu
saat aku lelah, tak mampu lagi berjalan, Kau mengulurkan tanganMu untuk menopangku dan menggendongku..
apalah yang harus kuragukan dariMu....sebab aku berharga dimataMu dan selalu Kau perhatikan...ajariku untuk tak meragukanMu dan selalu bersandar padaMU...luv u Lord, amin.
Senin, 29 November 2010
You'll never walk alone - point of grace
Along life's road
There will be sunshine and rain
Roses and thorns,
laughter and pain
And 'cross the miles You will face mountains so steep
Deserts so long and valleys so deep
Sometimes the Journey's gentle
Sometimes the cold winds blow
But I want you to remember I want you to know
reff : You will never walk alone
As long as you have faith
Jesus will be right beside you all the way
You may feel you're far from home
But home is where He is
And he'll be there down every road
You will never walk alone
The path will wind
And you will find wonders and fears
Labors of love and a few falling tears
Across the years
There will be some twists and turns
Mistakes to make and lessons to learn
Sometimes the journey's gentle
Sometimes the cold winds blow
But I want you to remember where ever you may go
Jesus knows your joy, Jesus knows your need He will go the distance with you faithfully
There will be sunshine and rain
Roses and thorns,
laughter and pain
And 'cross the miles You will face mountains so steep
Deserts so long and valleys so deep
Sometimes the Journey's gentle
Sometimes the cold winds blow
But I want you to remember I want you to know
reff : You will never walk alone
As long as you have faith
Jesus will be right beside you all the way
You may feel you're far from home
But home is where He is
And he'll be there down every road
You will never walk alone
The path will wind
And you will find wonders and fears
Labors of love and a few falling tears
Across the years
There will be some twists and turns
Mistakes to make and lessons to learn
Sometimes the journey's gentle
Sometimes the cold winds blow
But I want you to remember where ever you may go
Jesus knows your joy, Jesus knows your need He will go the distance with you faithfully
Jumat, 26 November 2010
kisah sebuah landak...
sebuah landak berjalan di tengah hutan..
ia bertemu singa, harimau, buaya...
ia senang sekali bertemu dengan teman-teman seperjalanan
karena hutan itu gelap menakutkan
saat malam tiba..
hutan itu ternyata sangat gelap
ia tidak bisa menemukan teman2nya yang lain
padahal mereka ada di sekitarnya
ia mulai menangis, merasa sendirian dan ditinggalkan
tapi ia terus berjalan
tanpa diduga, ia merasa ada cakar yang tidak sengaja mencakar kakinya hingga terluka
saat pagi menjelang....ia bertanya pada ketiga sahabatnya
kenapa mereka menghilang..dan siapa yang tak sengaja melukainya
mereka malah balik menyerangnya....karena merasa dituduh...disudutkan
saat ia berusaha melindungi dirinya dengan duri2nya
tak sengaja durinya melukai tubuh mereka
tanpa ampun mereka memaksanya, mendesaknya hingga ke tepi jurang
akankah ia terjun ke jurang?
apakah ia memilih menyelamatkan diri dengan terjun ke jurang, namun juga sekaligus berisiko kehilangan nyawanya?
seseorang bisa memilih keputusan fatal bukan karena kegagalan, tapi karena kesepian....kesepian membunuh....kesepian mematikan....sepi dan ditinggalkan sendiri....tak ada orang yang mengerti..bisa jadi alasan mengapa seseorang tidak tahan lagi berada di dunia ini...do we care about others feelings that we love?apakah kita pernah berpikir mengapa seseorang bisa sampai berbuat sesuatu atau hanya melihat hasil tindakannya?
ia bertemu singa, harimau, buaya...
ia senang sekali bertemu dengan teman-teman seperjalanan
karena hutan itu gelap menakutkan
saat malam tiba..
hutan itu ternyata sangat gelap
ia tidak bisa menemukan teman2nya yang lain
padahal mereka ada di sekitarnya
ia mulai menangis, merasa sendirian dan ditinggalkan
tapi ia terus berjalan
tanpa diduga, ia merasa ada cakar yang tidak sengaja mencakar kakinya hingga terluka
saat pagi menjelang....ia bertanya pada ketiga sahabatnya
kenapa mereka menghilang..dan siapa yang tak sengaja melukainya
mereka malah balik menyerangnya....karena merasa dituduh...disudutkan
saat ia berusaha melindungi dirinya dengan duri2nya
tak sengaja durinya melukai tubuh mereka
tanpa ampun mereka memaksanya, mendesaknya hingga ke tepi jurang
akankah ia terjun ke jurang?
apakah ia memilih menyelamatkan diri dengan terjun ke jurang, namun juga sekaligus berisiko kehilangan nyawanya?
seseorang bisa memilih keputusan fatal bukan karena kegagalan, tapi karena kesepian....kesepian membunuh....kesepian mematikan....sepi dan ditinggalkan sendiri....tak ada orang yang mengerti..bisa jadi alasan mengapa seseorang tidak tahan lagi berada di dunia ini...do we care about others feelings that we love?apakah kita pernah berpikir mengapa seseorang bisa sampai berbuat sesuatu atau hanya melihat hasil tindakannya?
Minggu, 21 November 2010
kisah lebah, bunga, dan matahari
seekor lebah kelaparan bertemu dengan bunga matahari
berjanji pada bunga itu bahwa tiap hari dirinya akan menemani sang bunga
betapa senangnya hati sang bunga
awalnya, si lebah memang menemani sang bunga
ternyata untuk menghisap madunya saja
setelah bertemu dengan kawanan lebah yang lain....
ia pun melupakan si bunga
hanya kembali saat ia membutuhkan madu dari sang bunga
sang bunga menanti, terus menanti si lebah kembali
dia menanti janji sang lebah
namun apa dikata, janji tinggalah janji
semakin lama, sang lebah pun hanya kembali bila ia lapar
sang lebah melupakan sang bunga bila ia tidak dalam kondisi lapar atau sedang berkerumun dengan teman-temannya
seolah lupa akan kehadiran sang bunga
tak peduli lagi dengan apa yang dirasakan sang bunga
tak peduli sang bunga selalu ada saat ia lapar
tak peduli sang bunga juga butuh teman
mungkin karena sang bunga selalu ada bagi sang lebah, alhasil kehadiran sang bunga kurang begitu dihargai sang lebah
akhirnya lama kelamaan mahkota sang bunga pun gugur...
sang bunga menanti ajal akibat kesepiannya...
di tengah kondisinya yang kritis, sang matahari pun berujar
aku ada di sini...
biarkan cahayaku menemanimu...
malam memang akan datang menggantikan siang, tapi kau harus tau aku selalu ada di balik kelam malam...dan aku akan kembali di kala pagi
aku pastikan janjiku itu padamu bunga..
dalam hidup ini, pastilah terjadi proses memberi dan menerima. keseimbangan terjadi apabila memberi dan menerima sebanding....terlalu banyak menerima tanpa memberi mendatangkan keegoisan, sebaliknya terlalu banyak memberi tanpa menerima mendatangkan kekeringan jiwa...terima kasih Tuhan karena Kau yang selalu ada untukku..amin
berjanji pada bunga itu bahwa tiap hari dirinya akan menemani sang bunga
betapa senangnya hati sang bunga
awalnya, si lebah memang menemani sang bunga
ternyata untuk menghisap madunya saja
setelah bertemu dengan kawanan lebah yang lain....
ia pun melupakan si bunga
hanya kembali saat ia membutuhkan madu dari sang bunga
sang bunga menanti, terus menanti si lebah kembali
dia menanti janji sang lebah
namun apa dikata, janji tinggalah janji
semakin lama, sang lebah pun hanya kembali bila ia lapar
sang lebah melupakan sang bunga bila ia tidak dalam kondisi lapar atau sedang berkerumun dengan teman-temannya
seolah lupa akan kehadiran sang bunga
tak peduli lagi dengan apa yang dirasakan sang bunga
tak peduli sang bunga selalu ada saat ia lapar
tak peduli sang bunga juga butuh teman
mungkin karena sang bunga selalu ada bagi sang lebah, alhasil kehadiran sang bunga kurang begitu dihargai sang lebah
akhirnya lama kelamaan mahkota sang bunga pun gugur...
sang bunga menanti ajal akibat kesepiannya...
di tengah kondisinya yang kritis, sang matahari pun berujar
aku ada di sini...
biarkan cahayaku menemanimu...
malam memang akan datang menggantikan siang, tapi kau harus tau aku selalu ada di balik kelam malam...dan aku akan kembali di kala pagi
aku pastikan janjiku itu padamu bunga..
dalam hidup ini, pastilah terjadi proses memberi dan menerima. keseimbangan terjadi apabila memberi dan menerima sebanding....terlalu banyak menerima tanpa memberi mendatangkan keegoisan, sebaliknya terlalu banyak memberi tanpa menerima mendatangkan kekeringan jiwa...terima kasih Tuhan karena Kau yang selalu ada untukku..amin
Langganan:
Postingan (Atom)