me

me
ehv1

Selasa, 10 April 2012

How happy she must be..

i saw a couple holding hand together
the man saw his couple deeply with a bunch of love
i thought they are so in love to each other..
n suddenly i saw my hand..my empty hand...
i held my hand in the cold raining day...
just to ease the lonely feeling which was coming so sudden

what a happy woman she is
cause she has a man who love her deeply
what a happy woman she could be
if she is the only one he sees in his eyes..
if he don't feel ashame to hold her hand in the public
just to confirm that she is save cause he is around us
more than that to show how deep he is in love with her

the greatest happiness for woman is to be loved by the one she loves...

Sabtu, 11 Februari 2012

Batu permata

adalah sebuah batu permata yang dipanjang di etalase toko perhiasan mahal
ia berdiri dengan angkuhnya, merasa dirinya hebat..
saat pemilik toko membersihkan toko, tanpa sengaja jatuhlah batu permata itu, lalu tertendang masuk ke selokan.
sekarang ia dipenuhi lumpur, dan bau yang menyengat...
Walau mahal tidak ada lagi harganya...

lalu ia dipungut oleh tikus...dikira makanan, namun dibuang kembali karena tak bisa dimakan..
Ia mengembara dari satu selokan ke selokan lain, sampai akhirnya bermuara ke sungai
Ia sempat juga dimakan ikan, namun dimuntahkan kembali..
Ia terus menunggu dalam balutan lumpur yang kian menebal
Ia menunggu sampai suatu hari ada yang menyadari keindahannya

Sampai saat ia mulai tidak menyadari keindahanya, dan menganggap dirinya hanyalah batu biasa..
Saat yang ditunggu pun datang, ada seorang pria tua yang miskin yang memungutnya..
Ia agak kecewa karena ia merasa pasti pria itu tidak tau siapa dirinya dan betapa berharganya ia...
Ya memang pria itu tidak tahu apa gunanya batu itu, apalagi dia sudah sangat dekil
Pria itu memungutnya hanya karena bentuknya yang unik, beda dari batu-batu lainnya

Sang batu pun berkata dalam hatinya, aku hanyalah permata yang tak berguna
Tak bisa dibandingkan dengan teman-temanku yang cantik
Aku hanyalah permata usang yang layak dibuang karena aku buruk rupa
Tapi sang pria ternyata menyadari bahwa batu ini bukan batu biasa
Ia membersihkan lumpur yang melekat erat di tubuh batu itu
Sang batu menjerit kesakitan saat badannya dibersihkan
Setelah bersih, kembali mengkilatlah ia, namun ia tetap merasa tak berharga karena tidak lagi disandingkan bersama dengan teman-temannya.

Pria tua yang tak tahu apa benda yang baru ditemukannya pun membawanya pulang dan memberikannya kepada sang istri yang sedang sakit.
"Istriku, selama hidupku aku tidak mampu memberikanku sesuatu..namun hari ini, aku menemukan benda yang indah dan akan kuberikan kepadamu."
Sang istri menitikkan airmata, dan memeluk erat2 batu permata itu karena ia tidak pernah melihat benda seindah itu sebelumnya.

Perlahan-lahan sakit sang istri pun dapat disembuhkan
Setiap hari ia memandangi batu itu dan menyadari betapa besar rasa cinta suaminya padanya melalui pemberian suaminya itu
Ia berpikir suaminya rela membanting tulang untuk membelikannya sebuah permata, walau ia tidak butuh kemewahan.
Batu permata itu pun menitikkan air matanya..
Ia berkata dalam hatinya, "mungkin aku tidak dipamerkan di jari-jari, gelang, atau leher nyonya kaya saat mereka bersosialisasi. tapi ini lebih indah dari semuanya itu. Perasaan bahwa aku berharga bagi seseorang, bahwa aku memiliki keindahanku sendiri di mata seseorang,itu sudah lebih dari cukup bagiku."

Ya..setiap kita pasti memiliki keindahan yang unik...dan berharga untuk orang lain. Pasti...!

Thank U Lord..

Aku pernah merasa di atas awan,bagaikan ratu yang dipuja dan disanjung. Akan tetapi, saat itu, aku lupa satu hal..kerendahan hati. Lalu Kau mengantarkan masuk ke dalam lumpur, sehingga semengkilap apapun emas dalam diriku menjadi buram, dekil tertutup lumpur. Saat itu, aku merasa aku tidak berharga, tidak berarti, tidak ada apa-apanya, bukan siapa-siapa, ya....tidak ada artinya. Aku merasa kecil dibanding yang lain, tapi apa daya, Kau punya cara untuk mendidik UmatMu. Lewat keterpurukanku, perasaan kecil dan tak berharga, Kau...Tuhan yang menghajarku habis-habisan mengenai kerendahan hati. Lewat perasaan minder, aku belajar bahwa setiap manusia memiliki kelebihan masing-masing, ada emas dalam diri setiap orang, walau untuk mmebuatnya berkilau memerlukan proses yang panjang dan menyakitkan.

Ya...pernah aku menyesal memanjatkan sebuah doa bahwa aku ingin dibentuk, karena rasanya sakit. Kau menghancurkanku dan membentukku kembali menjadi yang baru. Setiap goresan yang membentuk tubuh rohaniku baik melalui sakit hati, luka dari orang lain, penolakan, rasa kalah, mengajarkanku banyak pelajaran hidup. Bahkan saat aku berdoa, aku merasa Kau jauh....kemana telingaMu saat itu (tanyaku dalam hati), kemana Kau saat aku membutuhkanku. Akan tetapi, di balik diamMu, Kau mengajarkanku keteguhan dan ketabahan hati.

Lewat luka yang aku terima, aku belajar untuk mengampuni, suatu hal yang tidak mudah dilakukan tapi menyehatkan jiwa, dan ada yang bilang...cara mengampuni merupakan cara kita memperlakukan diri sendiri. Lewat dibanding-bandingkan dengan orang lain, Kau mengajarkanku untuk mengenali kelebihanku sendiri. Lewat air mata, Kau mengajarkanku untuk meletakkan kepalaku di pundakMu, Kau ajarkan arti kekuatan dalam kelemahan, serta mengubah ratapku jadi tarian. Lewat keinginanku yang jarang terkabul, Kau mengajarkanku semangat pantang menyerah. Lewat kekuranganku, Kau ajarkanku arti bersyukur. Lewat sesamaku, Kau mengajarkanku untuk mengasihi. Lewat penderitaan, Kau ajarkanku kelembutan dan kehangatan kasihMu. Lewat tawa, Kau berikan sukacita dalam hatiku.

Mungkin aku tak bisa melihat keindahan yang Kau tawarkan saat Kau membentukku karena aku terlalu sibuk terfokus pada rasa sakit. Ya...tapi keindahan itu ada di sana, hanya mataku yang tertutup. Seperti yang Kau katakan bahwa segalanya akan indah pada waktuMu, bukan waktuku. Ya Kau Allah yang luar biasa.....aku kecil Tuhan, mungkin tak ada gunanya, tapi tetap berharga di mataMu, itu lebih dari cukup bagiku. Tak ada kata yang bisa terucap dari mulutku selain Terima kasih Tuhan. Terima kasih untuk pelukan dan kehangatan kasihMu. Terima kasih untuk tuntutanMu dalam hidupku...I Love U Lord...

Jumat, 10 Februari 2012

just this night....

when i woke up at midnight...
a glance of feeling pass by...
i knew it's just a feeling...
but i came by to stay...

i made me thinking about the past..
a thing that had been written
can't be undo...can't be erased..
it gave us a lesson to learn..
to be a better person..