me

me
ehv1

Sabtu, 11 Februari 2012

Thank U Lord..

Aku pernah merasa di atas awan,bagaikan ratu yang dipuja dan disanjung. Akan tetapi, saat itu, aku lupa satu hal..kerendahan hati. Lalu Kau mengantarkan masuk ke dalam lumpur, sehingga semengkilap apapun emas dalam diriku menjadi buram, dekil tertutup lumpur. Saat itu, aku merasa aku tidak berharga, tidak berarti, tidak ada apa-apanya, bukan siapa-siapa, ya....tidak ada artinya. Aku merasa kecil dibanding yang lain, tapi apa daya, Kau punya cara untuk mendidik UmatMu. Lewat keterpurukanku, perasaan kecil dan tak berharga, Kau...Tuhan yang menghajarku habis-habisan mengenai kerendahan hati. Lewat perasaan minder, aku belajar bahwa setiap manusia memiliki kelebihan masing-masing, ada emas dalam diri setiap orang, walau untuk mmebuatnya berkilau memerlukan proses yang panjang dan menyakitkan.

Ya...pernah aku menyesal memanjatkan sebuah doa bahwa aku ingin dibentuk, karena rasanya sakit. Kau menghancurkanku dan membentukku kembali menjadi yang baru. Setiap goresan yang membentuk tubuh rohaniku baik melalui sakit hati, luka dari orang lain, penolakan, rasa kalah, mengajarkanku banyak pelajaran hidup. Bahkan saat aku berdoa, aku merasa Kau jauh....kemana telingaMu saat itu (tanyaku dalam hati), kemana Kau saat aku membutuhkanku. Akan tetapi, di balik diamMu, Kau mengajarkanku keteguhan dan ketabahan hati.

Lewat luka yang aku terima, aku belajar untuk mengampuni, suatu hal yang tidak mudah dilakukan tapi menyehatkan jiwa, dan ada yang bilang...cara mengampuni merupakan cara kita memperlakukan diri sendiri. Lewat dibanding-bandingkan dengan orang lain, Kau mengajarkanku untuk mengenali kelebihanku sendiri. Lewat air mata, Kau mengajarkanku untuk meletakkan kepalaku di pundakMu, Kau ajarkan arti kekuatan dalam kelemahan, serta mengubah ratapku jadi tarian. Lewat keinginanku yang jarang terkabul, Kau mengajarkanku semangat pantang menyerah. Lewat kekuranganku, Kau ajarkanku arti bersyukur. Lewat sesamaku, Kau mengajarkanku untuk mengasihi. Lewat penderitaan, Kau ajarkanku kelembutan dan kehangatan kasihMu. Lewat tawa, Kau berikan sukacita dalam hatiku.

Mungkin aku tak bisa melihat keindahan yang Kau tawarkan saat Kau membentukku karena aku terlalu sibuk terfokus pada rasa sakit. Ya...tapi keindahan itu ada di sana, hanya mataku yang tertutup. Seperti yang Kau katakan bahwa segalanya akan indah pada waktuMu, bukan waktuku. Ya Kau Allah yang luar biasa.....aku kecil Tuhan, mungkin tak ada gunanya, tapi tetap berharga di mataMu, itu lebih dari cukup bagiku. Tak ada kata yang bisa terucap dari mulutku selain Terima kasih Tuhan. Terima kasih untuk pelukan dan kehangatan kasihMu. Terima kasih untuk tuntutanMu dalam hidupku...I Love U Lord...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar