me

me
ehv1

Sabtu, 11 Februari 2012

Batu permata

adalah sebuah batu permata yang dipanjang di etalase toko perhiasan mahal
ia berdiri dengan angkuhnya, merasa dirinya hebat..
saat pemilik toko membersihkan toko, tanpa sengaja jatuhlah batu permata itu, lalu tertendang masuk ke selokan.
sekarang ia dipenuhi lumpur, dan bau yang menyengat...
Walau mahal tidak ada lagi harganya...

lalu ia dipungut oleh tikus...dikira makanan, namun dibuang kembali karena tak bisa dimakan..
Ia mengembara dari satu selokan ke selokan lain, sampai akhirnya bermuara ke sungai
Ia sempat juga dimakan ikan, namun dimuntahkan kembali..
Ia terus menunggu dalam balutan lumpur yang kian menebal
Ia menunggu sampai suatu hari ada yang menyadari keindahannya

Sampai saat ia mulai tidak menyadari keindahanya, dan menganggap dirinya hanyalah batu biasa..
Saat yang ditunggu pun datang, ada seorang pria tua yang miskin yang memungutnya..
Ia agak kecewa karena ia merasa pasti pria itu tidak tau siapa dirinya dan betapa berharganya ia...
Ya memang pria itu tidak tahu apa gunanya batu itu, apalagi dia sudah sangat dekil
Pria itu memungutnya hanya karena bentuknya yang unik, beda dari batu-batu lainnya

Sang batu pun berkata dalam hatinya, aku hanyalah permata yang tak berguna
Tak bisa dibandingkan dengan teman-temanku yang cantik
Aku hanyalah permata usang yang layak dibuang karena aku buruk rupa
Tapi sang pria ternyata menyadari bahwa batu ini bukan batu biasa
Ia membersihkan lumpur yang melekat erat di tubuh batu itu
Sang batu menjerit kesakitan saat badannya dibersihkan
Setelah bersih, kembali mengkilatlah ia, namun ia tetap merasa tak berharga karena tidak lagi disandingkan bersama dengan teman-temannya.

Pria tua yang tak tahu apa benda yang baru ditemukannya pun membawanya pulang dan memberikannya kepada sang istri yang sedang sakit.
"Istriku, selama hidupku aku tidak mampu memberikanku sesuatu..namun hari ini, aku menemukan benda yang indah dan akan kuberikan kepadamu."
Sang istri menitikkan airmata, dan memeluk erat2 batu permata itu karena ia tidak pernah melihat benda seindah itu sebelumnya.

Perlahan-lahan sakit sang istri pun dapat disembuhkan
Setiap hari ia memandangi batu itu dan menyadari betapa besar rasa cinta suaminya padanya melalui pemberian suaminya itu
Ia berpikir suaminya rela membanting tulang untuk membelikannya sebuah permata, walau ia tidak butuh kemewahan.
Batu permata itu pun menitikkan air matanya..
Ia berkata dalam hatinya, "mungkin aku tidak dipamerkan di jari-jari, gelang, atau leher nyonya kaya saat mereka bersosialisasi. tapi ini lebih indah dari semuanya itu. Perasaan bahwa aku berharga bagi seseorang, bahwa aku memiliki keindahanku sendiri di mata seseorang,itu sudah lebih dari cukup bagiku."

Ya..setiap kita pasti memiliki keindahan yang unik...dan berharga untuk orang lain. Pasti...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar